Kanker Prostat – Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Pencegahan

Kanker prostat adalah kanker yang terjadi pada prostat pria yaitu sebuah kelenjar  berbentuk kecil yang menghasilkan cairan mani yang juga berfungsi untuk menutrisi dan mengangkut sperma. Menurut data Kementrian Kesehatan RI, penderita kanker prostat pada tahun 2013 adalah sekitar 25.012 jiwa. Angka ini di sinyalir akan meningkat di masa yang akan datang.

Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum yang terjadi pada pria. Kanker ini biasanya tumbuh perlahan dan awalnya tetap terbatas pada kelenjar prostat, dan hal tersebut tidak menyebabkan dampak yang serius. Namun ada juga jenis lain yang agresif dan dapat menyebar dengan cepat, dan dapat memberikan dampak negatif yang sangat serius pada penderitanya, bahkan kematian.

Kanker prostat yang masih terdeteksi secara dini serta masih berada di sekitar kelenjar prostat memiliki peluang yang besar untuk di obati.

Penyebab Kanker Prostat

Faktor penyebab kanker prostat menurut penelitian dari mayo clinic menjelaskan bahwa kanker prostat dimulai ketika beberapa sel dalam prostat menjadi abnormal. Mutasi pada sel DNA yang abnormal ‘menyebabkan sel-sel tumbuh dan membelah lebih cepat dari sel normal sementara sel-sel yang abnormal terus hidup, ketika sel-sel lainnya mati menyebabkan terbentuknya tumor yang menyerang jaringan di dekatnya. Beberapa sel abnormal dapat pecah dan menyebar (metastasis) ke bagian lain dari tubuh.

Sementara itu National Cancer Institute (NCI) meyakini bahwa kanker prostat ini sering disebabkan oleh faktor genetika. Bahkan bertambahnya jumlah kasus yang awalnya 5 persen menjadi 10 persen diyakini disebabkan oleh faktor genetik dengan resiko tinggi. Faktor-faktor lain, seperti tingkat testosteron, cara diet dan vitamin tertentu diyakini berkontribusi pada pertumbuhan kanker pada prostat, menurut NCI.

Tanda dan Gejala Kanker Prostat

Tanda dan gejala kanker prostat untuk tahap awal tidak akan terlalu signifikan. Namun berdasarkan mayo clinic apabila kanker ini telah mencapai tahap lanjutan dapat menyebabkan tanda dan gejala berikut ini:

  • Kesulitan buang air kecil
  • Penurunan kekuatan dalam aliran urin
  • Darah di air mani
  • Ketidaknyamanan di daerah panggul
  • Nyeri dan linu pada tulang
  • Disfungsi ereksi (Lemah Syahwat)

Pengobatan Kanker

Cara mengobati kanker prostat menurut NCI bergantung pada faktor usia serta kesehatan umum si penderita dan sejauh mana kanker tersebut telah menyebar ditambah level kanker tersebut.

Kanker prostat stadium 1 ialah stadium kanker yang sangat awal dan terbatas hanya pada daerah kecil dari prostat menurut NCI.

Kanker prostat stadium 2 lebih agresif dan mungkin telah menyebar pada kedua sisi kelenjar prostat dan tahap ini mulai harus mendapatkan pengobatan khusus dari para ahli medis.

Kanker prostat stadium 3 dan 4 merupakan kanker yang telah menyebar keluar kelenjar prostat dan merambat ke jaringan dan organ tubuh lainnya dan disinilah kasus kanker prostat yang cukup sulit untuk di tangani, menurut NCI.

Banyak dokter menyarankan pengobatan kanker prostat dengan melakukan surveilans atau pemeriksaan secara aktif  atau “menunggu dan berwaspada” seperti melakukan tes darah, tes anus, biopsi dan prosedur kesehatan lainnya  untuk melihat apakah pengobatan yang lebih besar diperlukan atau tidak. Surveilans dapat menjadi pilihan ketika kanker prostat tumbuh sangat  atau terbatas di dalam penyebarannya.

Ada dua jenis terapi radiasi yang bisa digunakan untuk mengobati kanker prostat, menurut Mayo Clinic. Pertama adalah external beam radiation atau radiasi sinar eksternal  dengan menggunakan mesin besar untuk mengarahkan radiasi ke prostat dan jaringan lainnya yang terkena dampakKedua adalah Brachytherapy, di mana menempatkan banyak implan kecil (seukuran sebutir beras)  di dalam tubuh, untuk memberikan dosis radiasi rendah selama periode penyembuhan dalam jangka waktu yang panjang.

tumbuhnya sel-sel kanker prostat bergantung pada hormon testosteron pria, menurut Mayo Clinic. Terapi hormon kanker prostat bisa menjadi alternatif untuk dapat mengurangi jumlah testosteron dalam tubuh Anda, sehingga membatasi pertumbuhan sel kanker.

Beberapa dokter menyarankan untuk mencari obat kanker prostat yang memiliki kemampuan untu dapat menghentikan tubuh dari memproduksi hormon testosteron. Suplemen herbal tertentu juga bisa menjadi solusi memblokir hormon mencapai sel-sel kanker.

Beberapa dokter juga mungkin merekomendasikan operasi untuk mengangkat testis atau buah pelir (yang memproduksi testosteron) dalam prosedur yang dikenal sebagai orchiectomy.

Pembedahan untuk mengangkat kelenjar prostat (prostatectomy) adalah pilihan pada semua tahap pengobatan kanker prostat baik stadium awal sampai akhir. Namun dalam kebanyakan kasus, operasi akan melibatkan pengangkatan seluruh kelenjar prostat dan kelenjar getah bening di dekatnya. Cara ini dapat mengakibatkan incontinence urin dan disfungsi ereksi, menurut Mayo Clinic.

Untuk pengobatan kanker prostat kronis, beberapa dokter menyarankan kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker, atau imunoterapi yang merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker.

Pencegahan Kanker Prostat

Cara mencegah kanker prostat yang mungkin bisa sewaktu-waktu menimpa anda bisa anda lakukan dengan cara berikut:

  • Diet sehat penuh buah-buahan dan sayuran. Hindari makanan tinggi lemak dan jangan terlalu fokus pada memilih  jenis buah-buahan, sayuran atau biji-bijian apa untuk diet sehat anda. Secara umum buah-buahan dan sayuran mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang dapat memberikan kontribusi positif untuk kesehatan Anda.
  • Olahraga secara rutin dalam seminggu. Olahraga dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan, membantu  menjaga berat badan dan meningkatkan suasana positif hati anda. Ada beberapa bukti bahwa pria yang tidak berolahraga memiliki kadar PSA (Prostat Spesifik Antigen) tinggi yang artinya berpotensi pada kanker prostat.
  • Menjaga berat badan yang sehat. Jika berat badan anda saat ini sehat, pertahankaanlah hal tersebut dengan berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu. Jika Anda perlu menurunkan berat badan, menambah latihan atau mengurangi jumlah kalori yang anda makan setiap hari, maka terlebih dahulu konsultasikan kepada dokter untuk membantu membuat rencana untuk menurunkan berat badan yang sehat.
  • Bicaralah dengan dokter tentang peningkatan risiko kanker prostat. Pria dengan risiko tinggi kanker prostat dapat mempertimbangkan obat atau perawatan alternatif lain untuk mengurangi risiko prostat.

 

One comment

Comments are closed.